//Recent Comments Settings var numComments = 5; var characters = 60;
Showing posts with label Sosok. Show all posts
Showing posts with label Sosok. Show all posts

15 December 2011

Pak Untung

Namanya Pak Untung. Yah, betul ! kehidupannya pun seberuntung namanya. Karena dia terlahir dengan jiwa seni yang kental. Dia adalah seorang pelukis, hidupnya udah bener-bener menyatu dengan warna, feelingnya

akan melesat jauh lebih cepat sebelum warna-warna itu dicampur dan diolah jadi sebuah satu kesatuan warna. Tinggal sekali liat, dia akan tau bahwa warna ini terlalu pekat maka perlu diterangkan sedikit, atau kalau perlu diganti warna ini itu. Keahliannya didunia printing dan warna membuatnya semakin kaya dan dibutuhkan perusahaan. Tapi dalam hal ini pak untung sayangnya belum dilirik perusahaan semacam Pantone. Yah, masih local, tapi itu pun suatu keberkahan yang besar buat dia karena bisa menularkan virus CMYK dan RGB kesemua ‘anak didik’ alias karyawan desain lain dan of course buat perusahaan yang seharusnya menggaji dia 3 kali lebih besar karena semua warna solid dan gradasi itu akan tepat ditangannya. Ah,… bicara tentang pak untung membuat gue jadi puitis. Kepekaannya membuat gue salut.

Dulu dia jago buat sket dan melukis. Puluhan atau mungkin ratusan karyanya yang sekarang udah pada punah karena ekonomi, fasilitas yang tidak mendukung dan tuntutan hidup untuk mengharuskannya bekerja menghidupi anak-anak. Beda dengan sekarang yang banyak sekali lembaga-lembaga kursus yang bisa mengajarkan sekaligus menyalurkan karya mereka lewat pameran. Kalau begitu gue harus banyak bersyukur Karena dengan kondisi yang serupa gue tetep berusaha mencari celah untuk bisa memperkenalkan diri dengan dunia lukis bersama kawan lain yang seprofesi, barulah setelah itu menjadi terkenal. Hahay! (meski gak setenar Breatney atau Madonanna karena jelas-jelas mereka bukan saingan gue) secarrraa… !

Tapi tetap, hidup itu adalah perjuangan dan sebuah proses yang tidak akan pernah berhenti sampai akhir hayat seperti hal nya Pak Untung yang selalu semangat untuk berkarya dan menyalurkan ilmunya. Pesan Pak Untung buat gue disela-sela istirahat waktu itu, “Kamu harus buat karya yang lebih bagus lagi neng, kalau perlu cari perusahaan yang bisa lebih menghargai keahlianmu”

Well, pak Untung makasih banyak yah, THANKS FOR BEING MY INSPIRATION. Semoga bapak sehat selalu dan semua ilmu bapak bermanfaat dan mengalir dari generasi ke generasi.

21 April 2011

Kodiran Salim


Subhanallah, gue ketemu juga dengan orang macam pak Kadiran Salim ini. Orang yang berani dan istiqomah. Lelaki kelahiran tahun 46 ini adalah seorang peneliti independent yang meneliti program-program Orientalis
Yahudi dan Missionaris. Alhamdulillah, beliau kadang suka mengisi kajian lintas kitab suci di Bina Tauhid menara BAZ masjid raya Bogor. Semangatnya bener-bener tinggi, yah mungkin yang dia pikir adalah memberikan pengetahuan yang dia tau selama umur masih ada. Berda'wah alias mengajak. Beliau juga sudah banyak menelurkan buku-buku dan artikel yang diposting di facebook nya. Subhanallah, semoga Allah selalu memberikan kekuatan iman dan takwa serta kesehatan kepada beliau.

Pak Kadir selalu mengingatkan anak-anak muda yang ikut kajiannya untuk tidak hanya sekedar mengaji, menuntut ilmu untuk memperkaya diri sendiri tetapi harus mengajak alias berda'wah. Dia prihatin karena yang ikut kajian semacam ini sangat sedikit jika dibandingkan orang-orang yang sudah berumur lainnya.

Gue sendiri berucap syukur karena masih ada orang seperti beliau. kalau dulu suka ngikuti beritanya ahmed deedat dan beberapa orang yang lain via net, itupun dengan pengertian yang masih sangat-sangat samarrr...  sekarang gue bisa ketemu langsung aktivis macam beliau dan rekan-rekan, juga semakin jelas bagaimana ajaran-ajaran lainnya itu bisa menyimpang. alhamdulillah... semoga kita bisa mengikuti jejak mereka...

Semangad selalu pak Kadir!

15 August 2010

Yuda Permana


Temen kuliah yang sekarang udah jadi bapak bapak ini, punya banyak banget kalimat ampuh yang gak jarang bikin gue berpikir, "ow iya ya!" selalu dan begitu.  Kalo kata dia, manusia itu nggak akan hina kalau di caci pun gak akan mulia kalau di puji. Belum lagi cara nyikapin dunia dunia kerja yang gak jarang bikin sewot.
Disana Yuda berperan penting. Gak tau darimana dia dapet semua pencerahan itu. Tapi yakin 99,9% kalo dia emang dah banyak nerapan itu semua.  Sebagai hasilnya, jadilah sebuah kesimpulan kalau dia sekarang adalah bapak-bapak yang bijak. Alhamdulillah, beruntung dagh yang  jadi istrinya.

Dulu semasa kuliah, dia seneng banget sama yang namanya Dragon Ball, ampe apal banget! kita sering naik kereta bareng. Apalagi waktu gue pundung gara-gara ketinggalan UTS n gak boleh masuk kelas. (it was because of keretanya ngadatttt!! jadi ajahhh nilai C++ gue "c") tapi Yuda yang baik, berpetuah lagi.  Dia juga nanya beberapa waktu yang lalu, "win lo masih suka pake kemeja?" hahaha, masih inget ajah tuh anak, well well itu baru namanya temen, gak pernah lupa sama momen momen masa dulu. Ya gak?? iya deh... ya, ya, ya???!!

Dr. Ir. Reda Rizal MSi

He teaches Textile Material dan Technology. He started his teaching carrier in 1983 in Textile Engineering. He holds Master of Environment Science degree in Textile Technology and PhD in Industrial Ecology. He is also member of Researcher Association in University of Indonesia.


Keren kan profilnya...? Tapi permasalahannya bukan pada bagian ini. Bapak yang gue kenal penyabar ini, punya cara ngajar yang paling gue suka. Dia suka setel musik instrument selama pelajaran. Mungkin dia tau kalau subjek yang diajarkannya itu agak ngejulimet ples berbau hitungan. Udah gitu sabar nya minta ampun.

Dedikasinya tinggi, dia gak keberatan untuk memberikan ilmu ke semua trainee meski imbalan yang didapat mungkin gak setimpal dan jarak dari lokasi rumah dan tempat ngajar lumayan jauh. Well, trims n trims! Pengalaman hidupnya yang cukup panjang dan penuh perjuangannya itu pun kerap kali dia ceritain. So, semangatlah kita-kita. Selalu, bikin orang terpaku. Di usianya yang udah cukup banyak itu, beliau masih tetep semangat dan bener-bener deh, patut dijadikan teladan.

Gue inget banget, kalau dia pernah bilang bahwa dia lebih baik naik motor daripada mobil karena dengan pakai mobil akan makan space jalan lebih besar. Mungkin kalau pakai motor si bapak bisa berbagi jalan kali ya... dah gitu bisa ngebut pula. hehehe bener kan?

14 August 2010

Bagus Karo Karo

Sebenarnya cerita soal doi yang dah almarhum sekitar beberapa bulan yang lalu ini bener-bener mengiris hati... tapi bahagianya minta ampun karena dia adalah salah satu dari yang berkesan, makanya dia masuk ke area SOSOK di blog ini. Namanya, Bagus seperti orang dan perilakunya. Cool
dan waduh pokoke gue sempet naksir berat waktu kuliah. Meski dia juga pernah bilang suka tapi hanya sebagai teman tapi itu dah merupakan kebahagiaan tersendiri. Well, gue suka gaya lo guy!

Otaknya itu penuh dengan deretan-deretan coding dan ide. Ketawanya haeh haeh. Gue surprise banget waktu dia ngajak gue ke curug seribu. Tanda tanya besarrr, sempet bikin gue GR dan perjalanan itu full of diskusi dan nasehat-nasehat dia. Dia bilang gue pak nya di desain, usaha sendiri. Weh,!

Waktu dia datang sama eko dan sempet nginep dia kasi gue semangat untuk belajar desain. Yah gue kan bermasalah soal,  kerjaan apa sih yang sebenarnya cocok ma guah! kerja pindah pindah wae... padahal kalo soal seni itu rasanya lebih dominan ke gue. Akhirnya sesuai dengan referensi dia, gue belajar pelan-pelan. Dia juga kasi gue banyak tutorial. Bagus... bagus! kok bagus banget sih lo!

Sebelum meninggal dia juga bilang supaya gue kerja yang betah and ngucapin alhamdulilah karena gue dah kerja di bidang yang sesuai meski gak punya latar belakang pendidikan desain. Rasanya Bagus dah lebih dari 'pacar' tapi dia adalah sahabat yang bener-bener ... (hard to say).  T_T.

Semoga perjalanan hidupnya yang gak lebih dari 27 tahun itu, banyak membawa berkah dan pahala. Trims ya Gus, lo dah jadi salah satu supporter dalam hidup gue!

Chandra Iman

Dapet nyomot dari efbe nye ^^
Akhirnya... gue ambil potonya yang ini. Banyak banget sih?? wedew...

Nah, yang ini namanya... (liat aja titlenya). Iman ini, gue kenal sebagai moderator ilovebogor.com waktu dulu. Ceritanya gue suka cari loker dan iseng-iseng ngisi komen disitu. Ada tanggapan then sampe gue ditawarin buat domain. Dari dia gue banyak kenal anak-anak dunia maya macem komunitas blogor, komunitas menulis de el el...


Nasehatnya juga gak kurang-kurang dan yang paling seneng dia itu selalu ngasih semangat n gak pilih-pilih kalau temenan. Sampe kalo gue ada masalah carinya pasti orang yang berlabel iman macem dia ini. Karena dia selalu punya waktu kalau gue ada masalah. Kadang  juga sih, trus apa ya? suka memberi dan ntraktir. wkwkkw sekarang mah susah, T_T (nangis guling soalna dia udah merit) tapi tetep dihati dahg!

Gue inget banget waktu gue curhat soal kerjaan. Dia malah nyaranin gue bikin surat dengan tanda tangan palsu, supaya kehindar dari denda puluhan juta.

Iman : "Ya udah kamu bikin aja ttd palsu, atau aku yang tanda tangan beres kan?"

Windi : "Gimana caranya??!! nanti mereka tanya gimana??!" (sewot banget ceritanya)

Iman : "Yah bilang aja, saya gak ngerasa ttd, lagian ini ttd bukan ttd saya!!"

Waktu itu gue nangis sederes-deresnye kaya ujan tapi sambil ketawa (gimana coba!) ya iyalah, gimana gak ketawa, gue harus naro ttd dia di surat kontrak then gue harus gak ngaku itu bukan ttd gue sementara tu surat gue yang pegang dan serahin ke yang bersangkutan. giling kan??! ada ada saja kk kita yang satu inihhh!

Tapi akhirnya beres juga, karena kecapean dengan gue yang berbelit-belit makanya tiap ada masalah dia cuma bilang "Ya udahlah..." sebenernya sempet sebel dan ga bikin semangat banget! orang cerita panjang2 tapi dia hanya bilang, ya udahlah.  So simple yah dunia inih buat dia?

Semakin dipikir dan dipikir ternyata bener juga. Akhirnya sekarang kalao ada masalah gue pake jurus ampuh Iman, "Ya udahlah" then gue bisa sedikit rileks ngejalanin masalah itu. Huahhh, tengkyu pisan a Iman.

note : berkat dia juga gue kenal banyak penulis dan orang-orang penting lain.. (berat banget gak sih kata2nya??)

Bambang Mardiyanto

Bapak yang satu ini, adalah salah satu trainer gue di yayasan german dulu. Mr. Bambang, begitu panggilan akrabnya, adalah si jago QA, Quality Assurance dan juga ilmu tekstil terutama mengenai produk garmen. Giling dah, semangatnya itu loch! meski udah tengari, semangat ngajarnya masih
aja gak kalah sama traineenya. Apalagi cara jalannya yang cepet dan senyum+tegur sapanya.

Gue paling seneng diskusi sama dia, yah dimana-mana guru seneng kan  kalo ada muridnya yang antusias..? Pengalamannya yang segudang didunia pabrik garmen bikin gue betah denger ceritanya. Meski kadang suka diulang-ulang (aduh mister! maklum deh, rambut mister yang satu ini udah dua)

Kalo soal nasehatnya, yang gue inget terus itu adalah bahwa, kita kerja jangan buat sendiri aja tapi bekerjalah untuk orang lain juga. Dengan begitu manfaatnya akan banyak (alias gak egois kali ya!) kira-kira begitu, gue lupa kalimat lengkapnya. Dia selalu bilang itu beberapa kali di kelas.

Mr. Bambang selalu menciptakan terobosan baru. Jitu! idenya banyak dan gak sedikit yang cemerlang. Itu tercermin dari cerita-cerita semasa kerjanya dulu. Hm... bener-bener teladan!

Guruh Wijonarko

Dia biasa dipanggil pakde atau mg (baca mode inggris ya, biar keren). Gak cakep cakep amat, sedenglah...  Manusia yang satu ini boleh dibilang baik, tanggung  jawab dan coba aja curhat ma dia, pasti nambah masalah doang. hohoho peace mas!

Gak kok, dia itu baik meski kadang nyebelin.
Dari dia gue banyak belajar soal gimana sih cara ngasih pelayanan terbaik ke user, cara bicara, baik menolak, memberi tahu, bla bla bla. Selain pelajaran soal jaringan dan kehidupan yang gak abis-abis. Kadang becandanya juga ampun!!! parah! ahahaha...

Yang paling gue suka dan gue inget selalu itu kalimat yang  jadi panutan dia. Kalimat ini diadopsi dari novel musashi yang bunyinya "Jadikan prajuritmu hidup senang mati bahagia" Sempet oneng juga waktu dengernye. Tapi MG, sang pembicara yang baik itu langsung ngejelasin. Bahwa ternyata sebagai pemimpin itu kita harus bisa membuat mereka kerja dengan iklas, bahkan kalau bisa sih, meski gak digaji juga. Jadi ada semacam satu ikatan yang dibina si pemimpin itu ke bawahan. Yang salutnya, MG sendiri sanggup ngelakuin itu. Terbukti dengan karyawan-karyawan yang bertahan hanya demi dia dan dia. Bener-bener deh! Ini bukan pelet atau guna-guna hehehe tapi asli. kharismanya mg keluar... (aduh males bilang gene sebenernya!)

Dia juga gak sayangan sih, apa-apa dibagi dan selalu merhatiin karyawannya. Pendekatan yang baik itulah yang bikin semua orang betah berlama-lama dengan dia, sekalian gali semua otak dan ilmunya. Bener-bener deh. Yang paling gue benci.. dia suka ngatain gue jablay, sial! tapi it's owkey... toh gue ngatain dia germonya.wkwkwk. wuidihh parah kata-katanya...

Yang  jelas, apa yang dia terapkan dalam memimpin itu, gue adopsi hampir 100% nya and thanks, karena itu mujarab banget. Bukan aja kebawahan tapi ternyata mg  juga ramah sama semua orang. good principled person. I like the way you think mg!