//Recent Comments Settings var numComments = 5; var characters = 60;

12 December 2010

Diary?

Diminta nulis Diary, waduh! gue pikir, diary itu kan buku khusus wat nulis semua uneg-uneg kita, baik senang or sedih. Pokoknya kaya temen curhat gitu deh, tappii... diary yang dimaksud anak kelas 3 esde inih adalah nulis biodata kita. wkwkw jadi inget masa-masa esem-a kebawah... sama persis !


Dimana dalam buku yang katanya diary itu temen-temen bakal nulis segudang info tentang dirinya, mulai dari nama lengkap, nickname, address, hoby, TTL, pesan kesan trus banyaklah! ampe nama guru. wedeh!  kalau sekarang gue pikir (nanaonan seh...?) hehehe...

Wat jaman sekarang sepertinya cukup no telp aja kali ya, apalagi hape dah pada punya ataw... tukeran id fb or id situs jejaring sosial lain. Tinggal beberapa kali klik, keliatan deh segudang info berikut testimoni-testimoninya. Tapi emang gak semua, misal wat yang masih agak gaptek atau gak punya duit wat beli hape... jadi menulis sajalah, hitung-hitung belajar...

heuheue...

06 December 2010

Met 1 Muharam






ALhamdulillah karena sampai pada hari ini Allah masih memberikan kita nikmat sehat, nikmat ngetik di blog nikmat nyalurin ide dan inpirasi. Semoga ditahun baru ini kita juga bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas ketaqwaan, keimanan, ibadah dan amal kita. Menambah yang sunnah dan memperbaiki yang wajib.


Ya seperti yang dikutip di ceramah Ustd Mansyur pagi ini. Menghidupkan shalat malam. Katanya,
buat apa kerja lembur, banting tulang cari kerja tapi kalau shalat malam aja nggak pernah, lalu anak-anak yang sekolah bertahun-tahun, berangkat pagi pulang sore, les juga tapi mereka nggak kenal atau gak bisa yang namanya shalat Dhuha. Subhanallah, bener juga. Kalau nggak dari sekarang kapan lagi? Kawan ayo kita bertekad untuk memperbaiki dan melakukan itu semua lillahita'ala. Sehingga kehidupan dunia dan akherat bisa seimbang. Amin...


Apa yang yang manusia pandang bahwa kita adalah pekerja keras, orang pintar, ahli ini, ahli itu belum tentu baik dimata Allah. Jangankan yang pelakunya tidak melakukan ibadah, pun yang melakukan ibadah  masih ada kurang baiknya. Semoga kita jadi orang yang senantiasa sadar dan bertaubat.

Tahun demi tahun itu terasa sangat cepat. Jika gue liat kerangka (planning) yang pernah gue buat beberapa tahun kebelakang. Subhanallah, alhamdulillah beberapa poin tercapai. Tapi semua itu masih bersifat keduniawian. Mari kita tulis kerangka pencapaian ibadah apa yang akan kita tingkatkan ditahun baru ini. Semisal, Akan mulai bangun malam untuk shalat, memulai menghapal Al-quran minimal satu ayat saja setiap hari, memulai shalat dhuha, memperbanyak sedekah dan lain sebagainya. Mulai dari sekarang, dari hal yang kecil. Insya Allah kalau niat dan tekad kita kuat, gangguan kemalasan apapun bisa kita lawan, mohonlah kepada Allah agar diistiqomahkan...


Kawan bisa hitung berapa usia kita sekarang. Berapa banyak waktu yang terlewat tanpa guna? berapa waktu yang terlewat hanya untuk urusan duniawi. Taukah kita berapa sisa usia kita? atau mungkin setelah mengetik ini kita  akan mati, siapa yang tau? Jadi sekali lagi, AYO, MULAI DARI SEKARANG... tidak ada kata terlambat, sesungguhnya Allah itu maha pengampun dan maha pengasih.


Akhirul kalam, Jazakallahu khairankatsiron, semoga postingan ini bermanfaat dan bisa memicu hati, mendorong jiwa untuk selalu terhubung pada Allah dan akherat yang kekal kelak. Amin...


Note :

Thanks To : Allah SWT atas segala rahmat dan nikmat, untuk semua kawan dan kerabat yang selama ini telah membantu. Semoga kalian selalu berada dalam penjagaan Allah.

29 November 2010

Harusnya gak perlu sesedih ini, sekecewa ini, sekesal ini... karena semua adalah karunia Allah, semua adalah nikmat Allah meski semua itu dalam bentuk ujian atau cobaan. Harusnya gue jadi orang yang pandai bersyukur.

Hari ini serasa ada beban hingga rasanya berat banget untuk melangkah ke kantor, dan malas yang gak terkira. Yah bener.
Di Kantor yang beberapa kali mati lampu bikin jaringan internet ngaco, gak bisa kirim email, buka data lama, ac mati dan panas. Kepala sakit, desain yang mendesak dan sulit belum lagi... akh! belum lagi berita tentang mas Adrian salah satu rekan yang kabarnya masuk ICU lagi, padahal udah 5 hari dia cukup sehat. Sekarang dia harus 2 kali lipat disuntik cairan yang besarnya gak seberapa dengan harga 3 juta perbotol. Cairan yang hanya berfungsi menahan virus supaya gak berkembang biak dan menjalar yang menyebabkan kelumpuhan.

Setelah 5 hari itu, setelah dia bisa bicara dan chatting, kembali dia tergolek lemah.  Kali tanpa gerak tangan dan nafas bantuan dari selang. Gue terhenyak, gue ingat almarhum a uwin dan bapak. Gue inget Bagus. Mengapa Allah mengambil mereka diusia muda? benarkah karena mereka orang baik? sementara orang yang buruk perangai akan diberi umur panjang, diberi kesempatan untuk bertaubat. Kalau begitu... bolehkah gue minta jadi orang baik dan diberi umur panjang? tapi lagi-lagi... sampai kapan kita mau panjang umur? sampai tuakah? atau sampai kesuksesan tercapai? dimana letak kesuksesan yang tepat???

Mati, mati, mati.... kata ini tidak membelenggu atau membuat gue takut. Tapi ini jadi pemicu semangat gue untuk selalu melakukan yang terbaik untuk orang-orang disekeliling gue...

Let stop talking about this!. Karena casenya gue lagi merasa kecewa, dan jenuh. Kaitannya adalah hal tadi, bahwa ditengah kegalauan hati, hari ini Allah memberikan gue tempat untuk bermuhasabah dengan berita sakit Adrian... dan ingatan gue akan kematian orang-orang terdahulu. Ya Allah, sungguh hamba Mu yang satu ini tidak pernah bersyukur... astagfirullah...

Hal yang bikin kecewa dan semakin kecewa hingga membuat gue diam seribu bahasa dan hanya senyum miris di kantor adalah karena NR. Orang yang akhir-akhir ini mengibarkan sayap-sayap kata lewat short message service dan dia mengcopy paste salah satu kalimat di status orang yang mungkin boleh dibilang pernah dibuat kecewa oleh dia. Again, lagi-lagi gue menoleh kebelakang dan berkaca bahwa hari ini dan beberapa hari sebelumnya gue telah melanggar tanggung jawab gue terhadap tekad alias gue GAK KONSISTEN. THEN?

Untung gue masih bisa sadar meski emosi cukup tidak terkendali. Bawa motor dari tempat kerja ke rumah dah kaya orang gila. Selip sana sini. Gue merasa ada kerinduan yang sangat untuk bercerita pada Allah...

Semoga ini semua bisa menjadi pembelajaran dan semoga hari esok akan lebih baik. Semoga Allah membuka jalan, membuka hatinya dan semoga Adrian diberi kesempatan oleh Allah SWT... Amin...

27 November 2010

Heart Attack



Akh, kenapa gue harus khawatir? bukankah khawatir berlebihan itu gak bagus? Yep, ini berita tentang abang gue yang kena penyakit jantung. Setelah dulu alharhum bokap gue yang sampai akhir hayatnya bawa penyakit itu ampe liang kubur.  Meski penyakitnya waktu itu dipicu dari diabetes.  Kalau dibilang luka, mungkin lukanya udah sembuh. Karena usia kematian bokap
yang gak jauh ma abang ketiga gue, jadi shok itu aga sedikit ngebeleber kalau kaya tinta mah. Tapi dari sana gue banyak belajar, mengambil hikmah bahwa betapa berartinya kesehatan, betapa rapuhnya manusia, dengan segala keterbatasannya tidak mampu mengelak atau lari dari kehendak Allah SWT. Meskipun misal, casenya gak sakit, mati itu pasti akan datang. Belum lagi belajar gimana cara sabar dan iklas. Ya, Iklas. Karena sebenarnya apa yang kita punya apapun itu, bahkan raga kita sendiri adalah titipan Allah SWT yang bisa Dia ambil kapan aja. Jadi kita gak perlu ngerasa kehilangan. Semua ini adalah hak Allah...

Kita merasa kehilangan karena kita sudah terbiasa atau mungkin terlena dengan apa yang ada, apa yang telah bersama kita. Semoga Abang gue bisa cepet sembuh karena gue kepingin ngeliat mereka bahagia...

aku pergi ketoko sayap dan membeli sayap sepanjang 20 meter. Sang penjual bertanya "untuk apa sayap ini?" aku jawab bahwa aku beli sayap ini untuk dapat merengkuh keluargaku dan membawa mereka kemanapun aku pergi.

note : cepet sembuh yah, abangkuh...

25 November 2010

Muhasabah



Aku melihat jasad pada cermin. Ada banyak hal indah. Disana ada dua mata, bibir, hidung, rambut, dahi, kuping, pipi, alis dan akh… indah sekali. Bagaimana Allah menciptakan semua ini dengan begitu indah hingga semua bisa melakukan sesuatu sesuai fungsinya. Dan… bayangkan jika semua ini indah, bagaimana dengan penciptanya? Akan sangat jauh lebih indah…


Tapi sayang, jasad yang masih bertahan ini, yang usia kehidupannya hampir 27 tahun ini terlalu banyak menyalahgunakan amanah yang Allah berikan. Jasad yang diberi ruh dikarunia hati dan akal ini kadang bertindak dibawah nafsu yang menggelincirkan, tapi ingin sekali kembali kejalan Allah. Mata yang kadang melihat hal yang buruk, mulut yang suka berkata buruk, hidung, tangan dan kaki yang suka melangkah ke jalan yang salah.

Untung saja jasad ini memiliki hati. Hati yang selalu meminta hidayah Allah agar diberikan jalan lurus. Yang terkadang sulit karena berbagai rintangan dan gangguan…

Lihatlah! Begitu indahnya…

Semoga dari mulut ini selalu terucap zikir dan perkataan baik

Semoga dari mata ini bisa memandang yang baik dan dari sana bisa merenungi segala kejadian yang ada, menjadikannya pelajaran

Semoga hidung ini bisa mencium segala sesuatu yang baik

Semoga tangan ini bisa menyentuh hal yang baik, melakukan berbagai gerakan yang tentu mendapat ridha Allah dan

Semoga kaki ini selalu melangkah kejalan yang lurus, yang diujungnya terdapat pintu menuju syurga yang abadi. Syurga milik Allah yang akan dimasuki setiap orang yang Dia kehendaki.

Ya Rab perkenankan kami menjadi hamba-hamba Mu yang shaleh dan shalehah, yang selalu bersyukur, bertaubat, istiqomah dan khuyuk dalam setiap ibadah kami. Jadikan kami penghuni-penghuni syurga Mu…

Amin Yaa Rabbal'aalaaminn

22 November 2010

Obat sakit hati




Kalau kata orang, sakit hati itu obatnya hati lagi. Dan pendapat itu berbuntut pada saran agar sebaiknya kita mencari pasangan lain. Benarkah begitu?

Ternyata gue sanggup mematahkan pendapat itu, maaf bukan takabur.
Tapi dari sekian patah hati yang pernah gue alami baik yang bertepuk sebelah tangan atau bertepuk dua belah tangan (hallah!) Yah dalam arti setelah jadian putus getoh, (ngerti ora son??!)

Jadi begindang ceritanya… hehehe…

Emang sih, bisa jadi ilang ingatan-ingatan soal si fulan yang xxx ma kita. Tapi ternyata setelah dijalani tetep aja keingetan, missal ketika kita jalan terus di Mr. Baru Jadian neh, belaga sesuatu dan itu tiba-tiba jadi bahan perbandingan buat si Fulan, Mr. almarhum (sadis!) atawww…  tambah murung kalau ternyata Mr.Baru Jadian ini gak ada menariknya sama sekali… banyaklah selain hal tersebut diatassss…

Untuk itu… (marilah merenung sejenak) ini buat orang yang bener-bener mellowww… atau yang gak juga gak apa-apa. Alangkah labih baik kalau kita mendekatkan diri ke Allah… banyak baca artikel islami dan penggugah jiwa… Um… baca buku boleh tapi kayaknya menghindari apa yang namanya kegiatan menyendiri… alias baca buku sendiri, kepasar sendiri atau dll… tapi beda yah kalau baca quran sendiri atau zikir sendiri. It’s absolutely different! Karena pada posisi ini jiwa kita sedang berada sangat dekat dengan sang Khalik. Terus jangan denger lagu sedih. Pokoke begaul aja gitu ketempat rame2 lebih bagus kalau kita ikut kegiatan-kegitan organisasi. Hindari lagu sedih macem…. “Jangan ditanya kemana aku pergi…”  (soalnye bakal mewek lageh)

Pengalaman gue mengatakan bahwa obat sakit hati itu memang hati tapi hati yang tertuju pada Allah, bukan pada sesuatu yang tidak kekal dan memungkinkan sakit itu kembali berjangkit...

Mungkin gak jarang banyak yang berhasil kalau obatnya dengan deket lagi ma orang, tapi biasanya buat orang-orang yang lebih sedikit take easy kawan. Buat yang sulit kayak cinta berat gitu ya obatnya yang gue maksut itulah. Dan satu hal lagi, mendekatkan diri ke Allah gak cuma asal, tapi disana kita harus banyak merenung tentang hakekat cinta yang sebenernya.

Daripada kebanyakan ngomong and ceramah lebih baik dipraktekan saja, kalau gak ngerti hubungi puskesmas terdekat ZZzzz...