//Recent Comments Settings var numComments = 5; var characters = 60;

10 June 2012

Beda

Gbr dari google

Seperti biasa kau menoreh luka
Jika kau paham apa itu beda,
Maka Tuhan akan memberimu 'piagam'

Kau sanding aku dengan kriteriamu
Kau bawa aku terbang!
lalu kau jatuhkan aku pada tiang iman yang kerontang
Kau,bilang. ''INILAH!!''

Kataku dalam hati,
Kau putih, aku hitam
Kau pintar, aku tidak
kau jelek dan aku semakin jelek !
Adakah sama?!

Kau berdialog pada cinta
Dengan rekayasa kata
Kau mendulang dosa
Merombak saraf yang tak lagi lunak menjadi syurga

Adakah hasratmu terkilir waktu?
Atau gairahmu yang mendendam?
Hingga pena-pena mengering
Dan mata, tertindas hampa tidak tersisa.
Hingga kau tak mampu lagi melihat beda
Dan kau menuntut sama...

June, 2012

06 June 2012

Hari yang full of hikmah dan berkah

Hari ini, kajiannya bagus alias sequel bab terdahulu yakni Menimbang tasawuf yang menyimpang. Dan seperti biasa, ustad yang satu ini selalu mengalirkan energy semangatnya ke para jama’ah dengan kepandaiannya dalam menyampaikan pengetahuan yang dimiliki, bijak dan tartil. Ya Rab, berikan beliau keistiqomahan selalu. ^_^

Setelah itu, disambung dengan tahsinul Qur’an oleh ibu Umi yang sangat penyabar dan kaya tausiyah. Dari beliau juga banyak sekali pengetahuan. Selain tadi, membahas tentang mad ladzim pun tentang cara membaca Ra’, tarqiq dan tafkhim. Subhanallah, selain menyampaikan cara yang benar, beliau juga menerangkan tentang isi dari Al-quran yang dibaca. Hehehe. Kita sempet bahas tentang setan.

Seusai Zuhur, acara yang boleh dibilang inti ^_^ (salah satu kali yah) adalah, perampokan terhadap Mpok Isme. Sebenernya beliau kena denda, karena telah bekerja sebagai karyawan. Hahai, traktir gaji pertama. (semoga ada ke-2,3 dst) dan karena dia milad. Jadi weh…

Jam setengah dua, kita (Isma, Rini dan Sisi dan saiyah) ikut kajian mawaris yang udah berlangsung selama 3 kali. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya baru yang ke-3 kita ikutan. ^_^. Kajiannya mumet n rumit, karena ternyata menelusuri sanad sanad yang panjang  dalam satu keluarga. Beliau, ust. … Nasution (afwan saya lupa) juga menjelaskan bahwa perzinaan itu dilarang oleh agama, salah satunya adalah karena akan menjadi rumit soal warisan. Hm…  meski kata-kata itu gak asing, tapi karena penyampaian beliau yang tegas, maka gue little bengong dengernya. (seraya berpikir mendalam). Lalu disertai contoh-contoh tentang bayi tabung yang lagi nge-trend saat ini.


Yang bikin ketawa ngikik gak tertahankan adalah, ketika ditengah-tengah kajian mawaris. Seorang ibu-ibu berbaju ungu, memberikan sesuatu secara merata yang kemasannya  warna ungu.  Tadinya gue piker itu adalah ‘su**a’. MENCENGANGKAN, tapi setelah sadar gak taunya itu obat maagh. Alamak! Spontan gue bingung lagi ngikik. Dengan muka aneh (meski udah aneh sebenernya) gue liat-liatan ma si Isma, yang pada akhirnya die juga cekikikan. Mun ceuk sunda mah, “suganan si ibu, mere permen kitu…” secara kajian tadi nguras otak. Tapi kok dia malah ngasi obat maagh …????

Terakhir.. pada balik jam setengah empat. Dengan senang hati pulang kerumah karena rencana akan ngajak si emak nonton golek. Acara yang udah 3 tahun kelewatan pas momennya ultah Bogor. Tapi tak dinyana, entah kenapa. Ternyata lagi lagi gue SALAH JADWAL! Gmn gak syok! Karena ini berarti taun ke-4 gue kelewat. Hohoh! Sumpe deh, gak jelas banget gue! 

Tapi dari itu semua, gue bersyukur Karena mungkin tidak terjadinya gue ketempat tersebut adalah, Allah melindungi gue dari ‘penggunaan waktu yang mubazir’ atau karena besok ada kajian bahasa arab, maka allah mau gue siapin fisik dan mental biar kaga ngantuk. Dan eks-setera…

02 June 2012

27 May 2012

Bukan Surat Ijin Menikah

Semula gue pikir ngurus SIM itu ruwet (bukan surat ijin menikah loh). Apalagi pake mutasi alamat. Belum lagi kebayang biayanya yang bakal dahsyat. Hmm. akhirnya dengan sekuat tenaga dan pikiran (lebay) gue berangkat juga sendirian.

Kesan pertama emang serem banget. Tapi dicoba berani, yah namanya juga gak punya salah. hahaha... sabtu itu, tibalah gue di kapolres Cibuluh Bogor. Cabut berkas. Emang sih kaya di ombang ambing, kesana kemari. Tapi mungkin memang prosedurnya gitu, mau gimana lagi??!! beda kalau ama calo. Tinggal kasi duit, duduk manis, action dikit, jadi deh SIM nya. Tapi kali ini gue pengen jadi warga negara yang buaik (dari kemaren gue kemana aja yah?!|) ngurus segalanya sendiri dan sesuai prosedur.

17 April 2012

Jatuh pada cinta

Jika sebelum dan sesudah adalah sama, maka aku tidak akan memilihmu

tapi, ternyata waktu banyak bicara dan aku tau sesuatu.

Dan ketika aku jatuh pada apa yg disebut cinta

maka surya tidak lebih gemilang dari hati meski berdusta

Terkoyak pada Maret



Terkoyak pada maret

padahal indahnya tak seperti wacana

menjulang tinggi menembus langit langit

namun tak kutemukan syurga, atau pintunya sekalipun

Ternyata aku karam..

Pada dasar laut,

Pada sekeruh-keruhnya air

Tak ada iman,

Karena aku memilih nafsu menjadi raja

hingga berkuasa



(dedicated to: para ruh-ruh yang kering)

12 February 2012

Belajar dari Sinta.


Ngeliat dia... serasa ngeliat diri sendiri sewaktu kecil. Anak yang pendiam, tapi kreatif, rajin, pandai menari  dan ... suka baca buku. Dia juga perhatian sama mamanya. Suka pekerjaan rumah, selain pe-er dia juga ngerjain pekerjaan seperti masak nasi dan nyapu. Padahal usianya belum juga 13 tahun. Dan pertanyaan yang selalu dia lontarkan ke bibinya yang imut ini adalah “cc kapan punya suami..” dan pertanyaan menggugah lain yang gak jarang bikin gue bengong.

Ada banyak hal yang patut direnungkan dari gadis cilik ini... salah satunya adalah semangatnya untuk mengembangkan bakat.  Kemarin dia ikut lomba melukis yg disponsori sama salah satunya perusahaan pensil warna. Meski gak juara, tapi senyumnya tetep aja terkembang dan bangga dengan hasil lukisannya. Dia juga bilang kesulitan2 yang dihadapi soal tehnik.


Satu pelajaran lagi selain semangat adalah bahwa untuk mencapai sesuatu itu butuh pengorbanan, proses dan gak kalah menyerah. Yah, jika seorang Sinta yang masih kecil terus menerus ikut lomba dan gak juara... setidaknya dia bisa belajar poin-point yang menjadi kekurangannya, karena disana akan ada yang namanya progress, ibarat ilmu bela diri mah, kebal dipukul dan dipukul dan gak jera sedikitpun.

Jadi inget masa-masa pengembaraan mencari lowongan kerja. Dimana pada awalnya kegagalan secara administrasi yang membuat gue penasaran untuk improve. Lalu kegagalan pada sikotes, wawancara dan lain-lain yang dalam satu kegagalan itu butuh waktu beberapa lama.

Hanya orang yang berjuang keras yang dapat poin plus dari proses dan pencapaian hasil (hasil yang relatif). Banyak kok, orang-orang yang sukses tapi lebih dulu jatuh bangun dalam hidupnya. Yah karena Allah itu maha adil, maha tau... Dia akan mengabulkan doa-doa hamba Nya, akan memberikan rizki yang telah dijatah untuk (conditional).



“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11


Hari itu begitu menyentuh.. apalagi liat hasil gambarnya yang colorfull, penuh dengan warna fantastis hasil olahan imaginasinya... hm.. semoga dirimu sukses selalu Sinta!