11 June 2011
07 June 2011
Bukuku terbit juga
Subhanallah, rasanya baru kemarin dan masih terngiang ucapan suatu waktu bahwa gue pengen banget bisa nerbitin buku. Sekarang, hm.. tepatnya hari ini, terbitlah sebuah buku kompilasi cerpen dari beberapa penulis termasuk didalamnya gue. Meski baru covernya yang di publish tapi rasa syukur ini udah bermilyar-milyar. Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah yang telah memberikan kesempatan ini, semoga ini jadi pemicu untuk terus berkarya. Untuk Kang Acuy atas undangan menulisnya. Ini adalah cita-cita beberapa tahun yang lalu yang sekarang terwujud. Dan untuk semua yang udah jadi inspirasi gue selama ini…
Allah yang maha mendengar, maha bijak maha pengasih. Dalam 2 tahun ini ada beberapa target yang udah tercapai termasuk bisa punya motor, kamera SLR dan nerbitin buku (oiya, ples punya akte kelahiran yang juga selesai pembuatannya hari ini. Serasa baru lahir. Hehehe) Alhamdulillah… berarti, gue akan coret beberapa target yang udah kecapai di papan board gue. Ada beberapa diantaranya termasuk, menikah. Hm… kapan ya Allah mempertemukan gue dengan jodoh gue? Apakah Allah juga akan mengabulkan doa gue untuk bisa menikah dengan dia? Sungguh, seperti halnya cita-cita yang udah kecapai sebagai rejeki, jodoh pun rupanya rahasia Allah yang tak disangka-sangka kedatangannya. Semoga tahun ini gue bisa melepas kesendirian, melanjutkan hidup bersama pasangan jihad gue di dunia… amin…
Well, sebagai kesimpulan. Jangan pernah takut bermimpi, bercita-cita tentu dengan keyakinan, usaha dan doa yang maksimal. Karena tidak hanya alam, fungsi tubuh yang bekerja tapi juga disana ada malaikat pencatat dan Allah yang maha baik yang akan mengabulkan doa setiap hamba Nya…
Akhirul kalam,
Seperti ketika Allah menautkan hati Khadijah dan Muhammad SAW maka begitu pula aku meminta kepada Nya agar Dia menautkan hati ini kepada salah satu hambaNya… (love you ever)
05 June 2011
Sore ini untukmu
Kala tabir tersingkap dan aku telah menjadi halal baginya maka tiada yang lebih indah dan agung selain diri Mu, yang kuasa menautkan hati anak cucu Adam alaihissalam... []
Ya Rab, Kau pasti mengerti letihku, jika ada setitik saja namaku dalam hatinya maka biarkan aku tau dan mengerti bahwa tak selamanya inginku adalah sebuah kesempurnaan dari apa yang tak lengkap selama ini... []
Sore ini untuk mu, maka aku kabarkan semua tentangmu pada angin agar mereka semua tau bahwa aku masih memintamu pada Tuhan. []
spesial for u rf
01 June 2011
Cinta tak bertuan
Setelah 2 hari yang lalu tamu bulanan pulang rasanya rindu banget. Rindu kepingin shalat. Dan disaat libur itu pula gue banyak merenung (ditengah kangen yang sangad ama bulan ramadhan) gue... masih banyak ngelakuin hal-hal diluar syariat islam...masih senang dengan pernak pernik dunia, masih takabur, gak istiqomah, gak zuhud, gak sabar, masih suudhan, belum lagi lalai sama kewajiban dan gak menunaikan hak-hak Allah dengan baik. Astagfirullah...
Dan bukan saja sejak 2 hari yang lalu tamu bulanan pulang, gue merasa banyak sekali meminta ini itu sama Allah... entah, apakah namanya pemaksaan ples kurang sabar dengan nafsu berlebihan ataukah... memang sebuah kewajaran ? gue meminta sesuatu yang ... ahk! sesuatu yang sepertinya hanya mungkin terjadi dalam angan. Tapi gue memercayai bahwa jika Allah berkehendak maka jadilah. Cinta... ya gue meminta agar Allah mencurahkan cinta kepadanya untuk gue seperti halnya Allah mencurahkan cinta ke gue untuk dia... semoga cinta ini bisa lebih mendekatkan gue ke Allah...
Hari ini, pas online waktu subuh rasanya seperti dibulan ramadhan... ingat lagi tahun lalu waktu kenal dia, berarti udah ampir setaun intens tapi... belum jadi-jadi. Oh my Rab, bilakah gue tau rahasia terbesar Mu untuk hamba? ada begitu banyak pasangan suami istri yang ternyata dulu, pasangannya adalah orang yang diimpikan, cinta pertama, cinta yang.. pokoknya gitu deh! akankah seperti itu cerita gue? hanya Allah yang tau...
Sekarang... hanya mampu berdoa, berdoa dan berdoa setelah usaha yang gue rasa maksimal dah dilakonin. Karena bingung mau usaha apa lagi?
Ditengah keinginan itu pula gue merasa gak adil... karena gue ternyata tidak meng-indahkan Allah sebagai Pemberi cinta, Pencipta cinta dan seluruh alam semesta... dan hari ini, subuh ini gue bermunajat agar Allah memberikan kekuatan, kesabaran, keiklasan dan keistiqomahan dalam beribadah, bermuamalah dengan baik dan lain sebagainya... semoga Allah meluruskan cinta ini hingga memberikan sinergi positif agar semua jelas dan terang benderang...
Cinta, kau mengetuk pintu hatiku... tapi dimana tuanmu?
21 May 2011
Kakek Snake
AKHIRNYAHHHH… gue rasa ini lebih dari sekedar Justin Biber, wahhahaha… tau gak sih? Akhirnya, gue kesampean juga ngobrol ma kakek snake. (Parah ne Sisi ma Eri udah ngejulukin dia kakek snake !) Jeh, lantaran die suka banget ngemil, everytime, everwhere bahkan saat kajian berlangsung pun!
Langkahnya yang udah gak terlalu gesit, punggung yang bungkuk dan kadang keliatan suka komat kamit sendiri padahal dia lagi makan, membuat semua orang pasti berpikir, “Aduh ne aki-aki kudunya udah uncang-uncang kaki dirumah. Sambil ditemenin ama cucu-cucu dan dilayani ma anak-anaknya yang udah susah payah digedein, dididik dari kecil” tapi ternyata NGGAK !!! buat kakek snake inih!!! Karena semangatnya yang BEUSAR! Meski usianya udah lanjut. Tetep weh… hadir di kajian Sabtu pagi kadang ampe siang. Hm… itu yang baru gue tau.
Dan taddi… adalah kejadian yang bikin gue jadi lebay abis, yang setelah gue bicara ma dia itu serasa, “Oh my Rab…” rasanya lebih dari sekedar Justin Biber. Pelafalan katanya masih jelas, dan sangat memperhatikan lawan bicara. Yang gue yakin dia juga masih ‘awas’ kata orang dulu mah alias pendengarannya itu masih oke, daya ingatnya yang masih kuat dan cool! Yang gue suka, ni kakek yang suka banget bawa gembolan plastik item isinye makanan, ternyata pensiunan Depdikbud yang sekarang dah ganti nama jadi Depdiknas. Welehh… mangkanye tuh tadi, dia mau ada reunion ma sebangsanyeh… (kesannyahhh…)
Udah gitu gue bilang “Ok, hati-hati ya pak!” terus dia jawab, (ketawa dulu khas dia) “Iya makasih. Mau ikut gak?” sambil ngeleos pergi dan ngucapin salam. Beres deh ceritanya. Menarik kan ?! wahhahaha… (maksadotnet)
Kesimpulannya adalah… bahwa bukan dari kakek snake doang yang belum gue tau nama aslinya itu yang menjadi semangat gue untuk terus belajar ilmu agama. Yah… bukan sekedar menggunakan sisa waktu hidup aja, (karena sebaiknya mengkaji ilmu agama itu sedari kecil. Kalau perlu sebelum nongol kedunia). Mereka dengan penuh semangat, mendatangi majelis-majelis ilmu dan itu patutlah dicontoh oleh kita yang muda-muda. Masa kalah ma yang tua ?! (untung gue masih muda kata orang yang punya umur 40 tahun keatas. Hahay!)
Akhirul kalam, gue tutup dengan hamdalah, ALHAMDULILLAH… karena ni hari gue dapat beberapa poin penambah ilmu pengetahuan dan iman. Syukron ya Rab, Kau maha baik…
Note : Kakek Snake semoga selalu sehat dan semangat yah!
Note lagi : Hari ini gue di beri kesempatan untuk shalat lagi di masjid agung. Terakhir mungkin beberapa tahun yang lalu. Wah nikmatnyah…
Note lagi lagi : Makasih wat Eri yang udah kasi banyak ebook yeh! Sisi please ikut kajian lagi…
14 May 2011
Aneh
Kau tak pernah mengetuk pintu rumahku untuk mengikatku
Sementara aku masih percaya dengan sekedar inginmu
Kau berpacu dengan seleramu
Padahal tak sedikitpun aku lihat jerih payahmu
Kau lantunkan kata cinta dan harapan
Tapi tidak pernah menjadi lagu indah dihatiku
Aku harap, kau buka hati dan pikiranmu
Lihat aku yang berdiri dibawah hujan, menanti
Karena sadarku menginginkanmu dan mencintai ketidaktulusanmu
Sementara aku masih percaya dengan sekedar inginmu
Kau berpacu dengan seleramu
Padahal tak sedikitpun aku lihat jerih payahmu
Kau lantunkan kata cinta dan harapan
Tapi tidak pernah menjadi lagu indah dihatiku
Aku harap, kau buka hati dan pikiranmu
Lihat aku yang berdiri dibawah hujan, menanti
Karena sadarku menginginkanmu dan mencintai ketidaktulusanmu








